Santri, Agustusan dan Upacara Kemerdekaan Republik Indonesia

Culture Daerah Jawa Barat Purwakarta

purwakarta, burangrangnews.com –Sekitar 80 orang santri perwakilan asrama dilingkungan Ponpes Al-Hikamussalafiyah Cipulus Purwakarta gelar Upacara Peringatan HUT Republik Indonesia yang ke- 76.
Bertempat di Lapangan Utama SMK Al-Badar Cipulus upacara pengibaran Bendera Merah Putih begitu hidmat diikuti oleh para santri.
menariknya dalam perayaan kemerdekaan itu, para santri peserta upacara tetap berpenampilan dengan mempertahankan identitas kesantriannya. Baik ‎pembina upacara, paskibra, dan peserta upacara menggunakan sarung dan peci serta memakai sandal.‎ Meski demikian, tidak mengurangi suasana khidmat upacara kemerdekaan ke-76 RI.
Dengan Protokol kesehatan yang ketat prosesi upacara pengibaran bendera tersebut merupakan puncak perayaan “Agustusan” yang rutin dilaksanakan di Pesantren Cipulus. Setelah sebelumnya dilaksanakan berbagai macam perlombaan antar santri.

Dilansir dari Nu.or.id H Hadi M Musa Said, salah satu Dewan Kiai Pesantren Cipulus, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan tidak terpusat pada satu titik saja, melainkan dipecah menjadi beberapa kelompok untuk mengantisipasi kepadatan saat upacara berlangsung. Mengingat ada sekitar enam ribuan santri yang terlibat mengikuti upacara HUT ke-76 RI di Pesantren Cipulus.

Hadir dan bertindak sebagai Inspektur Upacara, Bang H Hadi yang merupakan direktur PPMUA Al-Badar Ponpes Al-Hikamussalafiyah Cipulus  menyampaikan dalam sambutannya bahwa para santri harus menjadi garda terdepan melawan penyebaran Virus Covid-19, serta terdepan dalam melakukan pembiasaan-pembiasan baru pasca pandemi Covid-19 ini.


” Perjuangan orang tua kita dulu, para Founding fathers adalah mengusir penjajah menegakan kemerdekaan, maka hari ini tugas perjuangan para santri adalah mengusir Virus Covid-19 serta berupaya adaptif dan kreatif dalam menghadapi dunia dengan ketidakpastiannya sebagai akibat dari pandemi ini” imbuhnya.
Menutup sambutannya, Bang Hadi mengatakan bahwa tagline ” Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh” merupakan doa bahwa kita (bangsa Indonesia) akan mampu menghadapi Pandemi ini, dan tentusaja akan tumbuh sebagai bangsa pemenang menghadapi berbagai distrupsi khususnya distrupsi akibat pandemi Covid- 19.

“Jadi InsyaAllah semua masih aman atas Izin Allah SWT, Santri dan kita semua tetap menjaga semangat, karena untuk terus bahagia adalah upaya imunitas yang jauh lebih baik, ketahanan tubuh meningkat sambil berjemur, daripada sekedar merenungi nasib tanpa kejelasan, Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh Bersiaplah untuk beradaptasi kebiasaan baru dan terus berusaha dan berdoa dalam setiap ikhtiar yang kita lakukan secara bersama sama..Salaam Indonesia Merdekaaa…!!! “Pungkasnya.

Leave your vote

Comments

0 comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *