Fenomena Sunda Empire dan Ilusi Kekaisaran Nusantara?

Nasional Opini Politics

KH. As’ad Said Ali**

Polisi pada 5 Mei menilang mobil nomer polisi SN-45-RSD di jln toll Cawang krn tanda nomernya aneh dan illegal. Mobil tersebut diduga milik “Kekaisaran Sunda / KS “ yg dideklarasikan pada awal 2020. KS pernah ditindak secara hukum, tetapi ternyata masih eksis. Gerakan serupa dg nama Kedaton Sejagat Agung / KSA dideklarasikan di Purwokerto Jateng pada waktu yg hampir bersamaan. KSA juga mengandung frasa yang sama yakni Kekaisaran atau Raja Diraja. Kondisinya tdk jauh berbeda.

Munculnya kembali gerakan yg pernah ditindak secara hukum itu menimbulkan pertanyaan, latar belakang dan motivasinya.. Keduanya patut diduga sebagai gerakan sosial kultural yg berbasis mesianik yg percaya akan datangnya Ratu Adil untuk menegakkan keadilan dan kesejahteraan. Saya menduga dibalik gerakan tersebut ada afinitas politik terselubung.

Gerakan politik terselubung pernah terjadi pada era Pres Suharto saat Sawito mengaku mendapat wangsit memimpin Nusantara. Gerakan berbau mistik-kultural itu juga menggunakan jargon mesianistik, kedatangan Ratu Adil. Bedanya, gerakan sekarang dibumbui klaim pendanaan internasional untuk menunjukkan seolah olah ada dukungan global.

Persamaan nama , moment deklarasi dan tata protokol upacara deklarasi kedua kekaisaran tsb menunjukkan adanya kemiripan , sehingga timbul pertanyaan siapa “ Arsiteknya “. Iming iming dana dan elemen budaya datangnya Ratu Adil dan disertai ramalan “ Sabda Palon dan Noyo Genggong “:sebagai daya pikat dan justifikasi kultural-historis utk mendapatkan dukungan publik. Selalu gerakan semacam itu muncul pada saat ada gejala keresahan sosial masyarakat dalam hal ini kerawanan sosial ekonomi sbg dampak perang dagang dan Covid Covid 19.

Drama kekaisaran tersebut dalam bahasa pewayangan masih dalam babak “ menuju goro – goro “. Terlalu prematur melihat jauh kedepan.Yang jelas, dunia modern dunia republik, bukan dunia para raja raja.Yang penting juga, kita waspada, sampai terungkap siapa arsiteknya.??

**Mantan Wakil Kepala BIN

tulisan ini diunggah pertamakali di akun facebook penulis dengan judul Ilusi Kekaisaran Nusantara?, atas izin penulis redaktur burangrangnews mengunggah kembali tulisan tersebut dengan judul sebagaimana diatas.

Leave your vote

Comments

0 comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *