Kelompok Budidaya Klik Nirwana Cipulus Doc. Istimewa

Kisah Sukses Amang Santri Budidaya Nila Nirwana

Pesantren Purwakarta Sains Santri

Purwakarta, burangrangnews.com -Hari ini, usia bukan lagi menjadi patokan dalam hal kesuksesan, sudah banyak kisah sukses kaum muda baik dalam bidang politik, ekonomi, pendidikan, dll. Contoh nyata dari fenomena tersebut sebut saja, Aminudin Maruf, Putri Tanjung dll yang menjadi Stafsus Presiden, Nadiem Makarrim yang menjadi Mentri Pendidikan dan Kebudayaan.

Sejarah juga mencatat berbagai macam kepeloporan selalu diinisiai kaum muda, Ir. Soekarno pada usia 15 tahun terjun/masuk di Jong Java cabang Surabaya, dan puncak dari karier nya, mampu memimpin Republik Indonesia memproklamirkan kemerdekaan nya tahun 1945/ pada usia sekitar 41tahunan.

Kisah atau fenomena kesuksesan kaum muda tersebut juga berlaku dalam banyak bidang salahsatunya dalam bidang kewirausahaan.
Disudut selatan kota Purwakarta tersebutlah Ikan Nirwana (Nila Ras Wanayasa) yang lebih dari 5 tahun terakhir menjadi primadona berbagai macam kalangan masyarakat untuk berbisnis atau berwirausaha membudidayakan Jenis Ikan tersebut.
Sebagaimana namanya “Nirwana/ Nila Ras Wanayasa” Spesies ikan tersebut berasal dari Wanayasa, kota kecil disudut selatan Purwakarta Jawa Barat. Ikan Nirwana ini bisa dikatakan Spesies Ikan Nila terbaik/tercocok dibudidayakan (maksudnya dari Familie Nila dan budidaya dalam Air tawar Red).
Nila Nirwana atau Oreochromis Niloticus sendiri merupakan Spesies hasil persilangan anatara Nila GIFT dan Nila GET yang dilakukan oleh Balai Benih Ikan/ BBI Wanayasa belakangan namanya berubah menjadi BPBINM (Balai Pengrmbangan benih Ikan Nila dan Mas) Jawa Barat.

Learning By Doing
H Ikin Sodikin memulai usaha Budidaya (pembenihan) Ikan Nirwana pada sekitar Tahun 2019, dia meneruskan usaha yang dijalankan adiknya. Berbekal “eceuk beja”(kata orang Red), potensi dan lingkungan yang mendukung, Alumnus Pondok Pesantren Alhikamussalafiyah tersebut memanfaatkan beberapa petak kolam ikan yang sudah tidak dikeloa adiknya untuk dijadikan modal pertama dalam niatnya menjalankan bisnis Budidaya Ikan Nirwana.
Waktu itu mang Ikin (biasa dipanggil) memulai usahanya dengan membeli 1 paket (300 ekor betina+100 ekor jantan yang siap dipijahkan) bibit Nila Nirwana, waktu itu harganya sekitar Rp. 2.500.000-3.000.000/Paket.
Dengan modal, sedikit pengetahuan, Konsistensi, praktek langsung serta banyak bertanya kepada kawan sejawat yang telah lebih dulu berwirausaha Budidaya Ikan Nirwana ini, sampai hari ini Mang Ikin menjelma menjadi sosok enterpreneur sukses rata-rata omsetnya 3-7Jt/ bulan.
Selain bernirwana ria (bisnis Budidaya Ikan Nirwana red.) Mang Ikin juga mengembangkan usahanya yaitu Budidaya Ikan Koi, saat ditemui dikediamannya, Kp. Bojonghonje Desa Cibuntu sembari berkelakar tentang usahanya yaitu Budidaya Ikan Koi, dia menuturkan “harganya rata-rata Rp.250.000/ekor, kalau mau beli silahkan dan kalau dijual semuanya, kabeuli lahh Pajero Sport mah” pungkasnya.

Kisah tentang Mang Ikin ini, hanya 1 dari puluhan orang yang sampai hari ini sukses menjalankan Bisnis Agrokultur Khususnya Budiaya Ikan Nirwana. Parid Arrosyid Pengurus Kelompok Tunas Narwana Purwakarta, mencatat setidaknya di Nagrog Wanayasa terdapat kurang lebih 100 orang yang berwirausaha bidang ini. (Riez)

Leave your vote

Comments

0 comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *